Showing posts with label funky bike. Show all posts
Showing posts with label funky bike. Show all posts

Thursday, November 25, 2010

The Most Luxurious Jupiter


Sekilas memandang tanpa melihat judul post, tak ada yang mengira kalo ini salah satu motor gacoan Yamaha, Jupiter. Yup, teknik transfer body yang diaplikasikan bener-bener harmoni dan rapi jali. Head lamp standar diamputasi. Posisinya digantikan oleh kemudi milik Honda BeAT yang dipermanis lagi dengan kisi udara dengan bantuan fiber. Cakep! Headlamp direposisi ke bagian dada pake lampu depan Honda Revo. Sein diadopsi milik Honda CS-1. Begitu juga dengan slebor depan dipilih dari Honda SupraX 125. Masih kurang puas, buat ngimbangin sektor depan, stop lamp Honda CS-1 yang sipit dan lagi ngetrend juga divonis menggantikan stop lamp orsinya. Lha? Tunggu dulu. Dari tadi tanpa sadar part body transfernya make Honda semua. Bukannya Honda musuh abadi Yamaha di dunia otomotif Indo? Ironis, tapi berbuah manis.
Balik lagi ke sektor kemudi, aksesoris macam gauge meter haram bila masih make speedo orsi. Seperangkat gauge berlabel auto gauge pun jadi pilihan, mulai dari RPM meter, fuel meter, dan oil pressure. Spion pake model kotak krom yang berkesan mewah. Sedikit turun ke bawah setang, nampak oil cooler, stabilizer, fuel filter dan tabung induksi yang kesemuanya sudah berbalut krom. Sekujur bodi diguyur cat duo tone merk spies hecker.























Beralih ke sektor kaki, akan semakin jelas terlihat detail pengerjaan yang luar biasa teliti. Bener-bener rapi walaupun ada bejibun aseso terpasang. Pelek dipilih cast wheel produk Sprint palang 6 lurus untuk mendukung kesan elegan. Sayang profilnya kurang lebar. Cakramnya sendiri unik, mengadopsi model Buell. Namun masih sesuai regulasi kelas funky, dobel depan dan single di belakang. Kaliper juga ogah standard. So, dipilih kaliper segitiga dobel piston produk brembo, yang warnanya disesuaikan body. Sok depan model upside down, berikut swing arm yang sama-sama produk aftermarket negeri Gajah Putih Thai. Tak lupa, aplikasi monosok pake sok tunggal milik sodaranya, Jupiter MX.
Cukup puas segini? Tentu tidak. Terakhir, lapisan krom mengguyur seluruh logam yang ada di motor plus sedikit sentuhan krom plastik di backbone dan tutup front gear. Masih belum puas juga, seluruh baut, tak luput satupun, diaplikasikan monel yang lagi in sehingga makin menambah kesan mewah dan mahal. Perfect? Belum! Di ujung masing-masing baut monel tadi ditancapkan kristal swarovski, begitu juga di pelek kromnya. Trully most luxurious Jupiter.

Tuesday, November 23, 2010

Yamaha Jupiter L-gance


Keren! Kira-kira, itulah kesan pertama saat kita memandangi motor andalan pabrikan Yamaha di Indonesia ini. Mengusung konsep funky elegant, sang pemilik dibantu AND modifikasi yang berbasis di Salatiga, begitu pas memadu-madankan duo tone warna di bodi dan krom di kaki-kaki. Untuk kelir bodi, paduan warna kuning glossy dan red-bronze yang flat nampak menawan dipandang. Kuning dominan yang ngejreng, diimbangi merah kecoklatan bernuansa dof yang kalem. Pas! Menegaskan kesan elegan, jap eyes diaplikasikan pada lampu depan dengan fiber.
Aksesoris wajib hukumnya. Beberapa gauge tersusun rapi di sektor kemudi dengan balutan fiber. Spion bergaya ala motor-motor chopper berikut master rem racing. Tak lupa aksesoris macam tabung induksi dan filter bensin nongol di beberapa bagian bodi.  Yang menarik, di sela front cover ada radiator terpasang. Entah fungsional atau tidak, ini jelas menjadi nilai plus tersendiri yang tidak ditemui pada funky bike lainnya.
Di sektor kaki-kaki, aura motor funky terpancar lewat pemasangan dobel disc brake pada bagian depan dan single di buritan. Cakram dipilih produk PSM. Sedangkan peleknya sengaja dipilih model kipas produk TMT sehingga membuat sosoknya makin berwibawa. Swing arm berlabel moto-R sudah jadi langganan penganut modif funky. Peredam kejut belakang diaplikasikan sok tabung merk Rossi.
Hanya saja untuk bertarung di level funky, mengingat ketatnya persaingan, sang pemilik setidaknya perlu berbenah pada beberapa bagian. Misal pada sok depan dan kaliper-kaliper yang masih standar, akan lebih yahud kalo pake produk aftermarket. Kemudian pemakaian baut-baut posh di banyak bagian justru dirasa merusak pandangan. Jika yang dikedepankan adalah kesan elegan, permainan warna aksesoris seharusnya seminimum mungkin. Akan jauh lebih cakep bila diaplikasikan baut mur monel sebagai penggantinya.
Namun, krom di seluruh kaki-kaki dan tangki cukup menyelamatkannya. Great job!